Bata ringan menjadi salah satu pilihan material yang cocok bagi Anda yang berniat menciptakan rumah hemat energi. Ya, saat ini rumah hemat energi memang memiliki banyak sekali peminat. Pasalnya, rumah dengan desain ini bisa menghemat pengeluaran dan juga model memberi kontribusi pada kelestarian lingkungan.
Lantas, apa saja tips desain rumah hemat energi yang bisa diterapkan itu?
5 Tips Desain Rumah Hemat Energi
Berikut adalah beberapa tips yang bisa Anda terapkan untuk menciptakan desain rumah yang hemat energi:
1. Perhatikan Pemasangan Jendela Rumah
Salah satu aspek yang penting dalam rumah hemat energi adalah pemasangan jendela yang tepat. Karena jendela memiliki peranan yang penting dalam pengaturan sirkulasi udara dan cahaya ke dalam rumah.
Ketika pemasangan jendela maksimal, maka kebutuhan terhadap lampu atau pendingin udara, terutama saat siang hari bisa Anda minimalisir. Artinya, pengeluaran listrik pun bisa lebih kecil.
Pastikan jendela terletak di area rumah yang bisa mendapatkan paparan sinar matahari dengan mudah.
2. Gunakan Warna Cerah untuk Atap
Agar suhu rumah senantiasa sejuk, Anda bisa menggunakan warna cerah untuk atap. Karena warna cerah tersebut bisa memantulkan cahaya matahari dan mengurangi serapan panas berlebihan ke dalam rumah.
3. Pilih Material Dinding yang Tepat
Selain atap, dinding memiliki peran yang penting dalam suhu ruangan. Agar hemat energi, sebaiknya pilihlah material dinding yang memiliki kemampuan yang baik dalam mengelola suhu ruangan, seperti contohnya adalah bata ringan.
Bata ringan tidak hanya terkenal sebagai material bangunan yang kuat dan tahan lama.
Lebih dari itu, bata ringan pun bisa membantu menjaga suhu di dalam ruangan supaya tetap stabil.
Artinya, saat ruangan senantiasa stabil dan sejuk, kebutuhan Anda terhadap pendingin ruangan bisa lebih terminimalisir dan bisa lebih hemat energi. Produk bata ringan terbaik bisa Anda peroleh dari SCG Smartblock.
Memiliki rancangan yang kuat beban, SCG Smartblock bisa jadi opsi terbaik untuk kebutuhan dinding rumah.
4. Perhatikan Tinggi Plafon Rumah
Prinsip plafon yang tinggi bisa menciptakan sirkulasi udara yang baik memang benar. Akan tetapi, jika tingginya tidak Anda perhatikan, kebutuhan terhadap pemasangan lampu yang semakin banyak pun bisa jadi tidak terelakkan.
Oleh karena itu, perhatikan ketinggian plafon hunian dan pastikan tidak terlalu tinggi. Ukuran ideal bagi plafon rumah adalah sekitar 2,8 sampai dengan 3,5 meter saja. Dengan ukuran ini, sirkulasi terjaga dan tidak perlu memasang lampu terlalu banyak.
5. Buat Area Hijau dan Pakai Air dengan Bijak
Terakhir, agar rumah senantiasa terasa sejuk dan asri, Anda bisa mempertimbangkan membuat area hijau di area rumah. Karena ketika rumah sejuk, Anda pun tidak merasa perlu untuk menggunakan tambahan AC.
Selain itu, bijaklah dalam menggunakan sumber daya seperti air dan listrik. Ini sangat penting karena selain listrik, air menjadi pengeluaran yang jika tidak diperhatikan bisa membludak jumlahnya.
Itulah beberapa tips desain rumah hemat energi yang bisa Anda terapkan. Semoga berbagai tips ini bisa menjadi inspirasi hunian yang nyaman dan hemat energi untuk Anda dan keluarga.