Akses internet sudah seperti kebutuhan utama dalam kehidupan sehari-hari. Internet memudahkan kita mendapatkan informasi secara cepat dan memudahkan pekerjaan. Terkadang, kuota HP yang kita beli perbulan cepat habis sebelum masa aktif selesai. Berbeda jika memiliki WiFi unlimited di rumah. Kamu tidak perlu khawatir harus irit kuota karena paket WiFi membebaskan pengguna untuk mengakses internet sepuasnya. Menarik, bukan? Nah, jika kamu memutuskan untuk memasang WiFi di rumah, kamu perlu memperhatikan beberapa hal penting di bawah ini.
- Periksa cakupan provider (ISP). Hal pertama yang harus dilakukan sebelum memasang internet rumah adalah memeriksa apakah penyedia layanan mencakup area tempat tinggal kamu. Pemeriksaan ini krusial untuk mencegah sinyal tidak stabil dan sia-sia. Lakukan pengecekan melalui website resmi provider, tanyakan ke tetangga sekitar, atau hubungi call center untuk memastikan jangkauan jaringan di lokasi kamu.
- Pilih paket internet sesuai dengan kebutuhan. Provider biasanya memiliki berbagai macam paket pilihan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan kamu. Sebelum memilih paket, kamu perlu evaluasi terlebih dahulu berapa jumlah perangkat (HP, Laptop, TV) yang akan tersambung dan evaluasi kebutuhan kecepatan (Mbps). Semakin banyak perangkat yang tersambung, semakin besar pula kecepatan internet yang diperlukan. Jika jumlah perangkat melebihi batas penggunaan, jaringan WiFi akan mengalami kendala seperti hilang koneksi atau lemot.
- Periksa biaya dan kontrak. Setelah melakukan evaluasi, periksa biaya instalasi, harga paket bulanan (termasuk PPN 11%), biaya sewa router, serta durasi kontrak (biasanya 12 hingga 24 bulan), dan pinalti jika berhenti lebih awal. Hal ini dilakukan agar kamu tidak kaget jika provider meminta biaya tambahan di luar paket seperti biaya instalasi. Durasi kontrak juga perlu diperhatikan karena setiap provider memiliki kebijakan yang berbeda. Pastikan apakah router disewa atau menjadi hak milik setelah kontrak tertentu.
- Periksa reputasi dan layanan pelanggan. Periksa reputasi provider melalui ulasan pelanggan atau kenalan kamu yang memasang provider tersebut. Selain itu, pastikan provider menyediakan dukungan teknis 24/7 untuk penanganan cepat saat internet mati. Misalnya, jeringan tiba-tiba mati pada malam hari ketika kamu masih bekerja. Tentunya provider yang mempunyai layanan 24/7 lebih menguntungkan di waktu-waktu tersebut.
- Lokasi penempatan router. Hal ini sangat penting dilakukan untuk menghindari gangguan jaringan. Tempatkan router di posisi tengah rumah, area terbuka, dan di tempat yang cukup tinggi. Hindari penempatan di sudut ruangan, di dalam lemari, dekat tembok tebal atau logam, atau dekat elektronik yang dapat mengganggu jaringan seperti microwave dan TV.
Pastikan kamu melakukan hal-hal tersebut sebelum memasang internet rumah, ya, karena internet yang lancar dapat memudahkan kamu meningkatkan produktivitas sehari-hari.